MASYARAKAT PERLU TAHU MENGHINDARI PETIR SAAT HUJAN. . . .



Belakangan ini cukup banyak orang, hewan, tumbuhan, bahkan rumah-rumah penduduk yang diberangus petir. Dua hari lalu, seorang warga Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, tewas disambar petir.
Sore itu, korban bersama rekannya dalam perjalanan pulang dari kebun. Karena hujan deras disusul gemuruh cukup kuat, keduanya memilih berteduh di satu gubuk tambak. Seorang warga lainnya, juga ikut singgah di sana.

Saat mereka sedang berteduh, tiba-tiba petir yang suaranya dirasakan cukup keras, langsung menyambar gubuk. Kilatan petir itu mengenai tubuh Sukardi dan dua korban lainnya. Nyawa Sukardi yang mengalami sambaran petir paling parah, tidak tertolong dan meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan dua teman berteduh korban dilarikan ke Puskesmas Lhoong, oleh warga setempat.
Dalam waktu yang tak jauh berselang, satu rumah semi permanen di Gampong Cot Glumpang Utue, Kecamatan Pidie, juga menjadi sasaran hantaman petir. Atap dan sebagian plafon rumah itu hangus terbakar. Tapi, api cepat padam karena saat itu hujan sedang mengguyur kawasan Pidie.

Begitulah, petir yang datang sangat cepat tanpa memberi kesempatan bagi kita untuk menghindar. Dan, bahaya tersambar petir berakibat sangat serius mulai dari pingsan, terbakar hingga menyebabkan kematian. Tapi banyak orang belum tahu bahaya petir saat cuaca sedang buruk.
Yang perlu dipahami, semua tempat punya risiko tersambar petir. Namun demikian, ada beberapa tindakan yang dapat mengurangi risiko terkena sambaran petir. Tindakan utama adalah bila suara petir mulai terdengar, segeralah mencari tempat tertutup yang aman untuk berlindung.



Selain bangunan, mobil termasuk tempat yang aman dari serangan guntur atau petir. Cuma saja, pastikan semua jendela mobil tertutup rapat. Pada guntur mulai menyambar-nyambar, maka jangan berada di persawahan, lapangan, atau taman. Karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.

Kalau sedang di kolam renang dan terlihat tanda-tanda awan sudah gelap segeralah ke luar karena kolam renang adalah sasaran empuk buat petir melepas energi. Jangan berlindung di bawah pohon karena pohon yang tersambar petir energinya bisa melompat ke tubuh.
Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi yang mudah tersambar petir. Jika sedang berteduh di luar ruangan jangan terlalu dekat dengan orang lain setidaknya beri jarak 3-5 meter untuk menghindari lontaran energi jika ada petir.

Itu imbauan umum yang sudah sering dirilis media massa. Tapi, untuk melindungi petani, nelayan, dan orang-orang yang beraktivitas rutin di tempat terbuka, pemerintah perlu menyosialisasikan cara-cara menghindari serangan petir.

Dan, kita juga sangat mengapresiasi kepada BMKG yang kini mulai merilis potensi petir. Semoga pemberitahuan tentang petir dan kondisi cuaca lainnya berjalan rutin demi kepentingan masyarakat.


0 Response to "MASYARAKAT PERLU TAHU MENGHINDARI PETIR SAAT HUJAN. . . ."

Post a Comment